Profile
Profile
Photos
Map
Reviews
Related Listing
  • Awal Mula Usaha

    Visi awal membangun Peppernik adalah mengenalkan Indonesia kepada dunia. Setelah memutar otak kira-kira apa yang mudah diterima masyarakat, akhirnya jatuhlah pilihan kepada batik cap handmade budaya Indonesia. Kenapa memilih batik? Karena, batik sendiri adalah perwakilan masyarakat Indonesia yang dinamis, memiliki beragam macam corak dan warna. Sehingga, melalui batik cap, diharapkan masyarakat Indonesia sendiri dapat lebih mengenal pribadinya, juga berharap dapat mengenalkan ragam Indonesia kepada dunia.

    Sebenarnya, secara tidak sengaja juga, Alm.ibu dari owner Peppernik adalah penjual batik, terutama batik tulis dari Pekalongan. Dulu saat beliau masih ada, beliau tampak tak kenal lelah menjajakan batiknya secara manual (karena dulu tidak ada jualan online), dari rumah ke rumah, dari satu kelompok arisan ke arisan lain, kemana2. Kalau diingat lagi, rasanya menyesal tidak bisa membantu saat itu. Jadi, dengan membawa semangat Almarhum Ibu, dengan melalui Peppernik, owner ingin juga terus memasarkan batik dan membuat bangsa Indonesia lebih cinta dan lebih kenal lagi kepada batik.

    Perjalanan Usaha

    Hidup di jaman serba teknologi, memang harus teliti dalam memilih dan memilah bagian yang positif dan negatifnya. Positifnya, dengan adanya teknologi, kini memasarkan suatu produk pun jadi lebih mudah. Pemikiran inilah yang juga mendorong owner membuka usaha kerajinan batik cap, dengan berjualan online.

    Awalnya, owner masih menjadi reseller salah satu penjual batik yang juga menjual batiknya secara online. Lama kelamaan, owner berpikir untuk lebih memvariasikan ragam jualannya, tetapi masih berbahan utama batik cap. Akhirnya, lepas secara perlahan dari reseller, hingga membuka usaha sendiri dengan modal hampir nol. Masalah lain menghadang dalam jual beli online ini, yaitu bagaimana cara menarik perhatian masyarakat, yang bahkan kita tidak tahu bagaimana cara menjangkaunya. Dengan melihat akun-akun jual beli online lain yang sudah laris, satu persatu cara berjualan online dipraktekkan di Peppernik. Satu dua, sering dapat zonk, tapi Alhamdulillah kadang 3,4,5 cara bisa berhasil. Begitu terus sampai akhirnya saat ini kami memiliki lebih dari 3000 follower asli, tanpa tergiur untuk membeli follower — padahal tadinya sempat mau coba2 ehehehe.

    Alhamdulillah, sampai dengan awal tahun kedua di Peppernik ini, produk kami tidak hanya di display online, tetapi beberapa kerabat dan teman baru Peppernik meminta produk Peppernik untuk didisplay di pameran atau seminar mereka, karena produk kami unik dan mengusung tema ramah lingkungan. Peppernik juga sudah mengirim beberapa produknya ke luar negeri di antaranya Singapur, Malaysia, Jepang, dan Irlandia. Tentu sampai dengan ini, kami masih harus terus berjalan maju, berinovasi, dan terus memperbaiki kualitas produk-produk juga pelayanan kami. Dengan harapan semoga, pasar peppernik semakin luas, banyak pengunjung yang bisa datang ke toko offline kami, dan terutama produk-produk Peppernik bisa bermanfaat bagi orang-orang yang berkecimpung di dalamnya, yang memakainya, pengrajin-pengrajinnya, juga berkontribusi untuk budaya Indonesia.

    Pengrajin kami saat ini ada di 2 pabrik. Sementara penjahit di Peppernik saat ini ada sekitar 6 orang. Alhamdulillah tumbuh pesat dan bertmabah 1.5 tahun belakangan ini,dengan harapan kami dapat membantu para ibu rumah tangga untuk terus berkarya.

    Produksi per bulan kami berbeda-beda setiap jenis produknya, secara garis besar hampir 100 lebih produk kami hasilkan setiap bulannya.

    Jenis Produk

    Bahan utama dari produk kami adalah batik cap asli yang dibuat manual dengan tangan manusia. Semua prosesnya handmade, dari pengecapan, pencelupan, hingga pengeringan. Jenis produk kami saat ini ada sekitar 30 jenis. Mulai dari Bantalan jarum pentul, sarung bantal, taplak meja, tas, sprei, sampai dengan karpet berbahan utama batik cap.

    Keunggulan Produk

    Keunggulan produk kami adalah kualitas dari bahan dan jahitan yang kami selalu coba untuk jaga. Kami menggunakan bahan dasar batik cap asli, dengan bahan pendamping yang juga tidak kalah baik kualitasnya. Produk kami mengusung eco friendly product dan Zero Waste program, sehingga setiap jengkal kain dari Peppernik semua dimanfaatkan menjadi sebuah produk.

    Profil Wirausaha

    Nama: Gita Pramesari

    Gita Pramesari

    Gita adalah seorang ibu rumah tangga, yang memiliki cita-cita untuk mengenalkan Indonesia kepada dunia. Oleh karena itu, ita memilih batik untuk dijadikan komoditi utama usahanya. Gita sendiri adalah lulusan sastra Jepang yang kini sedang tinggal di Jepang bersama keluarganya. Selain menjalani usaha online, dulu sebelum pindah ke Jepang, Gita juga sering mengajar Bahasa Jepang, juga menjadi penerjemah Bahsa Jepang di beberapa tempat di Yogyakarta dan Jakarta.

  • No Records Found

    Sorry, no records were found. Please adjust your search criteria and try again.

    Google Map Not Loaded

    Sorry, unable to load Google Maps API.

  • 0 Reviews on “Peppernik Batik”

    1. helna Peppernik Batik

      Batik peppernik dari segi kualitas bagus & halus.
      Response adminnya cepat, pengirimannya jg cepat. Kendalanya hanya 1 : barang yg baru di share ke fb cepet Sold Out nyaahhh..
      Meski mimin peppernik kasih solusi menawarkan barang yg sama dg warna yg tersedia atw menunggu warna yg di rikues di produksi kembali….so far, bagus lah produk & pelayanannya. Semoga kedepannya semakin maju lg & batik makin mendunia, Aamiin
      #BatikProdukIndonesia
      #banggaIndonesia
      #IndonesiaKetjeh

      1. Peppernik Batik Peppernik Batik

        Terima kasih banyak kak atas saran dan masukkannya. Kami akan terus memperbaiki pelayanan kami, dan tentunya terus meningkatkan kualitas produk-produk kami.

        Sekali lagi, Terima kasih banyak kak! Reviewnya sangat berharga bagi kami.

    Leave a Review

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

Place Category: Kerajinan