Mengenal Lebih Dekat Apa Itu DBD dan Bagaimana Solusi Penanganannya

Demam berdarah merupakan satu dari empat jenis virus dengue yang ditularkan lewat gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Penyakit ini tidak boleh dianggap enteng karena memiliki tingkat Case Fatality Rate (CFR) mencapai 41,3%, jauh lebih tinggi ketimbang Covid-19.

Kedua jenis nyamuk yang menyebarkan virus dengue tersebut bisa dengan mudah ditemukan di sekitar pemukiman, bahkan tidak jarang bersembunyi di dalam rumah, sambil menunggu kesempatan untuk menggigit dan menularkan virus dengue ke dalam tubuh.

Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, dan kapan saja. Kamu yang pernah terkena DBD kemudian sembuh, bahkan bisa kembali terinfeksi oleh jenis virus dengue yang berbeda, dan kembali mengalami demam berdarah, dengan gejala yang hampir sama.

Bagaimana Solusinya?

Hal pertama yang wajib diperhatikan tentu saja menjaga kebersihan lingkungan. Nyamuk sangat suka bersembunyi dan berkembang biak di tempat-tempat yang lembab, sampah atau wadah-wadah yang menampung air (air menggenang) dan lainnya.

Selain itu, berikut merupakan beberapa langkah untuk mencegah terjadinya demam berdarah.

  • Gunakan pakaian tertutup ketika bepergian ke luar rumah, terutama ke tempat-tempat yang berpotensi jadi sarang nyamuk, ketika pagi atau sore hari.
  • Lakukan 3M, yakni menguras penampungan air, menutup tempat penampungan air, dan mengubur atau membuang sampah.
  • Kamu juga bisa melakukan program fogging lingkungan. Kalau yang satu ini kamu harus berkoordinasi dulu dengan perangkat desa.

Untuk memberi perlindungan lebih maksimal, kamu disarankan menggunakan Soffel, sebuah brand Enesis yang berguna sebagai anti-nyamuk berbentuk lotion dan spray, yang dapat melindungi tubuh dari gigitan nyamuk selama lebih dari 8 jam, baik selama tidur, atau saat menjalani aktivitas harian.

Kamu bisa mengaplikasikan Soffel di malam hari sebelum tidur, fokuskan di area-area yang sering jadi sasaran nyamuk, terutama area terbuka seperti pergelangan kaki, leher, tangan, dan bagian tubuh lainnya yang terbuka.

Sebagai informasi tambahan, berbeda dengan jenis nyamuk lainnya, Aedes aegypti dan Aedes albopictus, yang merupakan penyebab utama demam berdarah, cenderung lebih aktif di pagi dan sore hari. Maka dari itu, aplikasikan juga Soffel di pagi dan sore hari.

Berbeda dengan produk lainnya, ada dua cara perlindungan yang dilakukan Soffell untuk memastikan Anda terbebas dari gigitan nyamuk, yakni:

  • Mencegah nyamuk mendekat karena aromanya yang tidak disukai nyamuk.
  • Melindungi tubuh dari gigitan nyamuk karena rasanya yang tidak disukai nyamuk.

Soffel punya beberapa varian dengan aroma berbeda, diantaranya lotion floral, lotion orange peel, lotion white potato atau bengkoang, lotion apple, alamia mint geranium, dan alamia yuzu tea tree fresh. Jangan khawatir, soffel mengandung moisturizer sehingga bisa digunakan di semua jenis kulit.

Selain itu, Soffel juga tidak lengket saat digunakan, tidak panas di kulit, dan aman untuk semua jenis kulit. Aromanya sendiri tidak terlalu menyengat, sangat menenangkan. O iya, Soffel juga sudah punya sertifikat Halal, jadi kamu makin tenang deh saat memakainya.

Kamu bisa mendapatkan Soffel di warung-warung terdekat, minimarket hingga supermarket. Soffel pun bisa kamu dapatkan di situs e-commerce, seperti Tokopedia, Blibli, Shopee, Lazada, dan JD.ID. Jangan khawatir, harganya sangat terjangkau kok!

 

Recommended Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.